Saturday, March 15, 2014

Pemerintah, LSM dan Akademisi Dukung Fatwa Pelestarian Satwa

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa nomor 4 Tahun 2014 tentang Pelestarian Satwa Langka untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem. Pemberian fatwa ini dikeluarkan untuk menjawab dan memberikan kepastian hukum menurut pandangan Islam tentang perlindungan terhadap satwa yang dilindungi terutama yang statusnya rawan bahkan terancam punah ataupun hilang dimuka bumi. Satwa ini termasuk harimau, gajah, badak dan orangutan. LANJUT>>>

Thursday, March 06, 2014

Fatwa Satwa Langka: Kontribusi Islam dan Ulama kepada Dunia dan Planet Bumi

Kepunahan satwa langka, terutama yang bersifat sebagai spesies payung, seperti  harimau, orangutan, badak, penyu, gajah dan teman-temannya, dirasakan sudah sangat memprihatinkan. Maka, tahun ini, dengan penuh syukur kami bisa memfasilitasi kajian dan proses yang cukup panjang untuk menghasilkan kajian dan fasilitasi seningga muncul Fatwa MUI No 4, 2014, tentang Pelestarian Satwa Langka untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem  atau dalam bahasa Inggris diterjemahkan Protection of Endangered Species to Maintain the Balanced Ecosystem. SELANJUTNYA>>>

Greening the Hajj Conference, Putra Jaya Kuala Lumpur 20-21 Februari 2014

Ini merupakan konferensi pertama tentang upaya-upaya melibatkan jamaah haji yang juga perlu sadar lingkungan. Ada 230 ribu jamaah haji Indonesia yang diberangkatkan setiap tahun ke tanah suci Makkah, jumlah ini adalah meliputi hampir 10 persen jumlah jamaah haji dunia. Tentunya upaya menjaga kesucian al Haramain yang dicintai oleh 1.6 miliar umat Islam di dunia perlu dilakukan. Selain itu, planet bumi, tempat semua makhluk melakukan ibadah tentunya tidak boleh mengalami degradasi terus menerus, apalagi kebangkrutan. SELANJUTNYA >>>>

Friday, November 29, 2013

Melalui Pesan Agama, Penyadaran Konservasi Air dan Lingkungan Lebih Efektif

Hasil penelitian yang berhasil diterbitkan di Jurnal Oryx di Inggris pada pertengahan November ini menunjukkan bahwa perhatian yang lebih besar harus diberikan untuk meningkatkan kesadaran tentang hubungan antara Islam d
an konservasi.>>>>

Wednesday, October 23, 2013

Menjadikan Jamaah Haji Indonesia Ramah Lingkungan

Kalangan umat beragama pun dapat berkontribusi untuk menyumbangkanvlangkah nyata untuk bersama-sama berjuang memperlambat laju pemanasan global dan perubahan iklim, salah satu caranya dengan menjadikan haji ramah lingkungan.
SELANJUTNYA>>>

Monday, September 02, 2013

Kunjungan MUI ke Tesso Nilo dan Rimbang Baling

Perjalanan ke Riau dengan membawa tim Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), 30 Agustus -1 September 2013, dalam rangka kunjungan lapangan, membawa makna tersendiri. Terlebih ini merupakan kunjungan pertama kali bagi masing-masing individu tim fatwa MUI. Adapun tim Fatwa ini yang ikut serta adalah: Dr. Ma’rifat Iman, Prof Nahar Nachrowi, KH Nasir Zubaidi, Prof Amany Lubis dan Dr Hayu Prabowo (Ketua Pusat Pemuliaan Lingkungan dan Sumber Daya Alam, MUI). Ini merupakan proses tabayyun (verifikasi) bagi tim fatwa tentang satwa dan habitatnya. SELANJUTNYA

Saturday, July 20, 2013

Dibalik Layar Inspirasi Ramadhan Metro TV: Islam dan Lingkungan Hidup

Ramadhan memang penuh hikmah dan berkah...
Tiga hari setelah Ramadhan tiba, saya mendapat telpon dari Produser Inspirasi Ramadhan Metro TV yang meminta saya untuk mengisi rekaman acara.
"Kan Bapak, penulis buku Konservasi Alam dalam Islam, kami minta pemaparan soal lingkungan dan Islam." ujar suara wanita disebrang sana.

SELANJUTNYA>>>

Monday, July 08, 2013

Muzakarah Kesedaran Alam Sekitar di IKIM Malaysia

Institute kesefahaman Islam Malaysia (IKIM), mengundang saya untuk memaparkan tentang : Kurikulum Agama dalam Pendidikan dan Kesedaran Alam Sekitar: Pengalaman Indonesia, judul ini saya paparkan dalam “Kertas Kerja disampaikan pada  Muzakarah Pakar “Komuniti Islam Dalam Pendidikan dan Kesedaran Alam Sekitar” 2 Juli, 2013.  Institut Kefahaman Islam Malaysia (IKIM), Malaysia. Perhatian ini  sekarang menjadi kajian dan daya tarik di Malaysia, karena mereka merasa masih harus menggiatkan keterlibatan masyarakat dengan melalui pendekatan agama Islam terutama di kampung pedesaan dan penanganan lingkungan. >>>

Selamatkan Harimau Sumatera Melalui Kearifan Islam

 “Ulama diminta berperan dalam pelestarian harimau sumatra.”

Menyadari pentingnya eksistensi Harimau Sumatera yang terancam punah, berbagai upaya strategis untuk menyelamatkan sub spesies terakhir ini terus digalakkan. Kali ini, upaya pelestarian dengan menggugah kesadaran dan partisipasi masyarakat dilakukan melalui pendekatan agama (khususnya Islam). SELANJUTNYA>>>