Sunday, May 12, 2013

Islam, Konservasi dan Budaya Minangkabau

Inilah sebuah laporan yang cukup obsesif dirancang pada mula dengan cita-cita ingin memperoleh gambaran interaksi Islam, adat dan pemanfaatan sumber daya alam di Sumatra Barat. Buku ini diterbitkan memuat beberapa hasil penelitian serta intervensi proyek yang dilakukan di Sumatra. Jangka penulisan buku ini memang tertunda selama lebih dari 1 tahun. Namun akhirnya terbit juga dengan judul:
 "Integrating religion within conservation: Islamic beliefs and Sumatran forest management"
pembahasan dalam buku ini merupakan merupakan uji antara teori, intervensi praktis gerakan lingkungan dan studi tentang budaya Minangkabau sendiri dengan sandi adat dan religiousitas yang kuat.
SELANJUTNYA >>>

Thursday, December 06, 2012

Mengurai Pemahaman tentang Hima dan Masa Depannya

Sekitar 20 orang peserta dari berbagai negara, mengikuti Workshop yang diadakan oleh Kuwait Institue in Research (KISR), dari tanggal 2-5 Desember. Saya sendiri mempresentasikan pengalaman Indonesia terutama terkait dengan upanya penyadaran konservasi bersama dengan pemuka agama (Islam) dan pemimpin lokal (tokoh ulama setempat) dan orang yang dihormati di tingkat komunitas. Presentasi saya berjudul “Synergized Conservation Effort through the Spirit of Hima and Islamic Culture in Indonesia”upaya mensinergikan pemahaman agama untuk melindungi alam dan lingkungan. Selanjutnya>>>

Thursday, November 15, 2012

Kampanye Perubahan Iklim: The Climate Reality 24 Hour

Kampanye besar dilakukan untuk melakukan perubahan perilaku dalam menghadapi perubahan iklim oleh The Climate Reality Project yang dipimpin oleh Al Gore. Kamis (15/11) atau Rabu Waktu Amerika, dimulai kampanye 24 jam selama sehari penuh atau dua hari dengan dua paruh waktu di permukaan bumi untuk melakukan penyadaran terhadap perubahan iklim.>>>SELANJUTNYA

Friday, October 26, 2012

Faith matters in climate change

The Green Bible is a 2008 edition of the Christian holy book, published by HarperCollins. There are more than 1,000 references to the Earth in the Bible, and this 2008 copy is printed on recycled paper using soy-based ink.

Likewise, Islam’s Koran also contains numerous surahs (chapters) that both enlighten and command Muslims to use and not abuse the natural bounty the Earth provides. “Do not commit abuse on the Earth, spreading corruption.” (Al-Ankabut 29:36) is just one example. >>>>>

Islam and Ecology: Theology, Law and Practice of Muslim Environmentalism

Awal Oktober ini terbit pembahasan khusus tentang Muslim Environmentalism atau gerakan lingkungan di kalangan Muslim dalam  WORLDVIEW sebuah jurnal yang sangat berpengaruh tentang agama global,  ekologi dan budaya (global religions, cultures and ecology). Jurnal menjadi special issue Islam and Ecology: SELANJUTNYA>>>

Wednesday, October 03, 2012

World Muslim Leadership and Sustainable Development

World Muslim Leadership Forum (WMLF) mengadakan pertemuan kedua dengan tema World Muslim Leadership Forum on Youth Leadership yang terkait dengan Pemuda dan Pembangunan Berkelanjutan (Youth and Sustainable Development). Selanjutnya >>>>

Saturday, September 08, 2012

MUI dan Pemuliaan Lingkungan Hidup

Sejak bulan September tahun 2010, Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat sebuah lembaga khusus dalam menangani soal lingkungan.
Lembaga ini mempunyai dua tujuan seperti tertuang dalam Visi dan Misinya:Pertama, secara visi:  mengembalikan kepada ajaran Islam dalam pengelolaan lingkungan hidup dan pemanfaatan sumber daya alam melalui pembinaan umat Islam yang berkualitas tinggi (khaira Ummah) dan berakhlak mulia (akhlakul karimah) sehingga terciptanya kondisi kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan yang baik, serta memperoleh ridlo dan ampunan Allah SWT (baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur). Selanjutnya >>>>


.

Friday, June 15, 2012

Berkontribusi terhadap Perubahan Iklim: Cara Haji Ramah Lingkungan Diseminarkan

Upaya mitigasi atau pengurangan atas dampak perubahan iklim harus melibatkan semua sektor sebagai suatu gerakan yang kompak, agar hasil yang dicapai untuk mengubah perilaku manusia terhadap konsumsi sumber daya alam dan implementasi gaya hidup lebih “hijau” dapat terwujud. Untuk itulah, kalangan umat beragama dapat berkontribusi untuk menyumbangkan langkah nyata, diantaranya adalah pembuatan Buku Petunjuk “Haji Ramah Lingkungan”.
Selanjutnya>>>>


Berita Terkait: