Friday, July 02, 2010

The Climate Project Grand Training di Nashville

Keramaian di sekitar Broadway street Nashville

Berkunjung ke Nashville negeri music country. Dari tanggal 24 hingga 30 Juni menyertai rombongan Pelatihan The Climat Project (TCP). Sekitar 40an orang dari tanah air mengikuti International Grand Training untuk presenter bersama Vice President Al Gore (Iya memang dipanggil begitu, mereka tidak pernah manggil Al Gore ‘former vice president’ melainkan vice president), untuk pimpinan tidak ada barang bekas disini. Hanya pakai nomor. Itulah penghargaan yang tinggi untuk pemimpin.

Beberapa kali aku ke US, rasanya melihat negeri ini seperti negeri ‘ liliput’, bak mimpi kerena perbedaan kesejahteraan dan kondisi penduduknya yang makmur. Negara bagian Nashville adalah ibukota Tennessee yang mempunyai sejarah cukup panjang. Kesan saya orang disini memang luwes dan ramah tamah. Selain disudut down town tertulis disetiap tempat, Nasville Music City, beberapa pengamen jalanan sangat interaktif dengan masyarakat. Mereka serius ngamennya. Tidak ecek ecek dibayar terus pergi. Lalu lalang lalu lintas terutama di downtown sekitar Wildhorse Saloon, antara jalan Broadway, banyak berjajar pub dan club malam. Isinya live music. Siang sepanjang hari pun sebuah salon dipinggir jalan tidak berhenti memutar music country, jadi kota tidak sepi dari music.


Nasville sebenarnya penduduknya sedikit saja, sensus tahun 2008 menghitung
hanya 626,144. Itupun dianggap kota yang sangat padat populasinya padat dibandingkan dengan Memphis. Total penduduk di 13 county di Nasville adalah 1,6 juta orang, Sebanding dengan Jogjakarta yang berpenduku 500 ribu untuk kota dan 2 juta untuk seluruh propinsi.


Sekitar 600 an peserta dari 26 negara yang ikut dalam training ini memang mempunyai selera masing masing –mungkin –dalam memandang Nasville. Dominasi para presenter memang dari AS dan Canada yang paling banyak pesertanya.


Al Gore memberikan kuliah umum dan pelatihan sehari penuh, ditambah dengan materi materi yang lain terkait dengan tata cara presentasi yang baik dan bagaimana mengatasi tantangan dan bersikap optimis terhadap persoalan termasuk lingkungan.


Materi
training meman g berkisar pada buku Al Gore yang terbaru Our Choice yang memberikan jalan keluar solusi dan alternative baru terutama dalam penggunaan energi. Sesungguhnya tidak ada yang terlalu baru tentang ini, tapi Al Gore telah memberikan angka-angka keuntungan dan memberikan fakta –fakta baru bahwa hal ini dapat dilakukan dan menguntungkan selain bagi lingkungan juga secara ekonomi. Sesuatu yang selalu dikaitkan untuk menarik semua manusia yang homo economicus dan berasas pada orientasi dan keuntungan untuk melanjutkan kehidupan. Inilah faktanya.

Pelatihan dilakukan di Bar, Wildhorse Saloon, yang dari depan terlihat sempit namun di dalam ruanganan bertingka tiga layaknya ruangan concert. Cukup unik ruangan ini bisa menampung ribuan orang didalamnya. Sound sistemnya bagus dan lay out ruangan sungguh baik. walaupun suasana bar tidak dapat dihindarkan, seperti tempat pelayanan dan patung patung kuda yang terbantung di langit langit secara terbalik. Teman Indonesia saya bilang, “Ini maksudnya supaya kalau ada pengunjung bar yang mabuk , jadi merasa tidak mabuk, bila dia terkapar mabuk”, hehe.


Kelompok musik jalanan bergembira dengan wisatawan malam minggu di Nashville



Meskipun kota Nashville memang selalu gembira dengan music setiap malam, aku melihat mereka tetap ikut aturan. Setiap orang yang masuk bar, diperiksa ktp dan SIM untuk memastikan mereka berumur 18 atau 21 tahun keatas. Pintu dijaga orang angker barbaju hitam dan bertato..hehe. Meski demikian mereka ramah tidak galak.


Setiap sudut kota tidak sepi, gedung gedung dipasang salon dan bernyanyi country sepanjang malam dan siang. Sebuah kota yang ramai dengan musik!

Related News:

Al Gore Says Movement



No comments: